JAKARTA- Pagi ini (28/2), Bakrie Center Foundation (BCF) membuka rangkaian program LEAD Indonesia 2022. Dalam acara Opening Ceremony LEAD Indonesia 2022 ini, turut hadir CEO BCF, Imbang Jaya Mangkuto, perwakilan Kelompok Usaha Bakrie, Bakrie Amanah, Bakrie Untuk Negeri, serta 23 peserta dari beragam organisasi yang berkecimpung di bidang pendidikan, lingkungan, dan kesehatan. Kedua puluh tiga peserta terpilih yaitu:

Cluster Pendidikan Anak Prasejahtera

1. Rio Rionaldi (Omah Sinau Gesang)
2. Wahyu Tri Handoko (Rumah Belajar Indonesia Kreatif/Yayasan Gema Insani 3. Mohammad Arif Pramata (Rumah Visioner)
4. Faisal Amir (Riungan Sodaqoh)

Cluster Program Kampung Iklim

1. Andi Faisal (Kampung Tangguh Sejahtera) 2. M. Wahyu Rosadi (Ddorocare)
3. Yuli Efriani (Seabolga)
4. Muh. Pajar Pahrir (Greenfluencer)

5. Khorik Istiana (Youth for Sanitation Concern) 6. Dicky Alfandi (Gajahlah Kebersihan)
7. Angelina Syafa (Seangle Semarang)
8. Muh. Aswad Ashan (Sobat Bumi Indonesia) 9. Sofi (Nowaste – Surabaya)

Cluster Pendampingan Pasien TBC

1. Sri Maharani Arfiani (Yayasan Mentari Merakih Asa) 2. Yulanda (Yabhysa Peduli TB)
3. Teo Rendra (Insiatif Lampung Sehat)
4. Wahyu Hidayat (Komunitas Pantang Menyerah)

Cluster Gerakan Lanjut Kuliah

1. Adam Adhe Nugraha (Bimbingan Antar Teman) 2. Fitra Riyanto (Alang Institute)
3. Fahim (Cendekiawan Kampung)

Cluster Uji Sertifikasi Tenaga Kesehatan

1. Dewi Kusuma Widyastuti (Rumah Uji Kompetensi Indonesia/RUKI) 2. Devi Kharismanda Haryanto (RUKI)
3. Abdul Mahmud (RUKI)

Kedua puluh tiga peserta ini akan mengikuti rangkaian program LEAD Indonesia 2022 hingga 7 Juni 2022 mendatang. Rangkaian program LEAD Indonesia dibuka dengan pelaksanaan workshop Impact Forum selama 5 hari, dimulai sejak 28 Februari sampai 4 Maret 2022.
Workshop Impact Forum ini ditujukan untuk menambah wawasan serta pengetahuan peserta mengenai Project Management, Organizational Development, Fundraising, Branding dan Campaign untuk sebuah organisasi sosial, serta bagaimana membuat laporan keuangan dari kegiatan sosial.

“Para pegiat sosial harus memiliki minat untuk memperbarui wawasan untuk mengembangkan lembaga yang dijalankan, terlebih jika ingin lebih berdampak dan memperluas jangkauannya,” tutur Imbang J.Mangkuto, CEO BCF dalam kata sambutan di Opening Ceremony LEAD Indonesia 2022.

Setelah menyelesaikan sesi workshop Impact Forum, para peserta akan melakukan penggalangan dana secara digital melalui platform bakrieamanah.id dengan proyek sosial yang ditentukan oleh setiap peserta.

Para peserta LEAD Indonesia juga akan mengikuti sesi mentoring dengan para mentor berpengalaman dalam bidang pendidikan anak prasejahtera, program kampung iklim, uji sertifikasi bagi tenaga kesehatan, pendampingan pasien TBC, dan gerakan lanjut kuliah. Sesi mentoring akan dilakukan selama 3 bulan hingga 7 Juni 2022.

“Sesi mentoring ini akan menjadi wadah kolaborasi bagi rekan-rekan yang berada dalam satu cluster yang sama. Meski mereka datang dari lembaga yang berbeda, namun kami yakin dengan kesamaan tujuan peluang kolaborasi terbuka lebar,” jelas Public Relation BCF, Waode Rizky.

Pada akhir program, BCF akan menentukan 3 peserta terbaik berdasarkan keaktifan peserta, kedisplinan, komitmen, serta progres penggalangan dana dalam bakriemanah.id. 3 peserta terbaik akan mendapatkan donasi pengembangan lembaga dari BCF.